Serius, dalam Ibadah dan Berbuat Kebajikan – Pembaca yang diridhoi Allah, di halaman ini Dutadakwah akan bercerita tentang hal-hal berikut: “Serius”.

Serius, dalam beribadah dan berbuat baik

 

Kesungguhan-Dalam-Kebaikan-Adalah-Ibadah

Berikut Ini Telah Kami Kumpulkan Yang Bersumber Dari Laman https://www.dutadakwah.co.id/ Yang Akhirnya Saya Tuliskan Disini.

 

Kesungguhan dalam beribadah adalah masalah penting. Begitulah keseriusan perjuangan mempertahankan agama Tuhan. Simak penjelasannya di bawah ini.
Mukaimah

Damai besertamu, damai sejahtera atas Tuhan dan berkat atas dia

الحمد لله, و الشكر لله لا حول ولا قوة إلا بالله, الصلاة و السلام على سيد المرسليهن سى

Alhamdulillah. Semoga berkah dan saw di atas Allah pada hari Nabi besar Muhammad Shollallahu ‘alaihi wa sallam. Tuhan memberkati pembaca. Di halaman ini kita akan berbicara tentang keseriusan. Uraian yang kami berikan disini memang kurang maksimal, tapi setidaknya halaman ini bisa membantu pembaca.
Sungguh

Mengenai keseriusan dalam memperjuangkan agama Allah, hal tersebut disampaikan dalam Alquran sebagai berikut:

وَالَّذِينَ جَاهَدُوا فِينَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا وَإِنَّ اللَّهَ لَمَعَ الْمُحْسِنِينَ ، سورة العنكب

Artinya, “Dan mereka yang berjuang untuk mempertahankan agama kita, maka kita pasti akan menunjukkan jalan kita, dan memang Allah beserta mereka yang berbuat baik.” (Surat al-Ankabut: 69)

Keseriusan dalam beribadah

Mengenai ibadah, Allah Subhanahu wata’al juga menjelaskan perkataannya:

وَاعْبُدْ رَبَّكَ حَتَّى يَأْتِيَكَ الْيَقِينُ ، ا الحجر: ٩٩

Itu artinya: “Dan sembahlah Tuhanmu sampai keyakinan – kematian – datang kepadamu”. (Surat al-Hijr: 99)

Sekali lagi Allah Ta’ala berkata:

وَاذْكُرِ اسْمَ رَبِّكَ وَتَبَتَّلْ إِلَيْهِ تَبْتِيلاً ، سورة المزمل: ٨

“Dan ingatlah nama Tuhanmu dan sembahlah dia dengan segenap hatimu,” artinya, hentikan semua pikiran untuk menghadapinya. (QS. Al-Muzzammil: 8)

Tidak peduli seberapa kecil kebaikan itu pasti

Jangan pernah malu dengan beberapa perbuatan baik, karena sekecil apapun kebaikan yang telah kita lakukan, itu sangat berharga.

Allah Ta’ala berkata:

فَمَن يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْراً يَرَهُ ، ا الزلزلة: ٧

Artinya: “Jadi siapapun yang melakukan kebaikan sebanyak yang ditumpahkan debu akan mengetahuinya juga”. (Surat al-Zalzalah: 7)

Allah Ta’ala juga berfirman:

Dan aku akan mengirimkan api ke rumahku dan itu akan menelan tanah itu dan itu tidak akan padam

Yaitu: “Dan apapun perbuatan baik kalian semua, nanti kalian pasti akan menemukan di mata Tuhan bahwa situasinya lebih baik dan lebih memuaskan dan bahwa Tuhan meminta pengampunan, sebenarnya Tuhan sangat pemaaf dan penyayang.” (QS. Al-Muzzammil: 20)

Sekali lagi Allah Ta’ala berkata:

وَمَا تَفْعَلُواْ مِنْ خَيْرٍ ا اللّهَ بِهِ عَلِيمٌ ، البقرة: ٢١٥

Artinya: “Dan apapun yang Anda lakukan, Allah pasti Maha Mengetahui.” (Surat al-Baqarah: 215)

Ayat-ayat dalam bab ini sangat banyak dan dapat dimengerti.

Hadits Terkait hal ini

Hadits sangat terkait dengan keseriusan. Dimanapun seseorang benar-benar melayani Tuhan, dia akan menjadi kekasihnya. Bagaimana jika seseorang menjadi kekasih Tuhan?

Hadits pertama di antaranya adalah:

عن أبي هريرة رضي الله عنه قال, قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: إن الله قال: من عادى لي وليا فقد آذنته بالحرب وما تقرب إلي عبدي بشيء أحب إلي مما افترضت عليه, وما يزال عبدي يتقرب إلي بالنوافل حتى أحبه, فإذا أحببته, كنت سمعه الذي يسمع به, وبصره الذي يبصر به, ويده التي يبطش بها, ورجله التي يمشي بهل, ذيهيون ن سألور لع ييون سنلوا, أيهيون سألنر لعن, سألنب لع يطيور ن سولأا, أيطيون ن سألنر لع يويب

Artinya: Dari Abu Hurairah r.a. dia berkata: “Rasulullah ﷺ berkata:

“Sungguh, Allah berfirman Ta’ala dalam Hadits qudsi;” Siapapun yang memusuhi kekasih saya, saya katakan bahwa saya akan melawan musuh saya.

Dan tidak ada hamba saya yang datang kepada saya dengan sesuatu yang saya cintai lebih dari ketika dia melakukan sesuatu yang telah saya lakukan padanya.

Dan bukan salah satu dari hamba-Ku yang menghampiriku dan melakukan hal-hal yang sunnah sampai akhirnya aku mencintainya.

Jika aku mencintainya, akulah yang telinganya dia dengar, akulah matanya yang dilihatnya, akulah tangan yang dia genggam dan akulah kaki yang dia jalani.

Jika dia meminta sesuatu dari saya, saya pasti akan memberikannya, dan jika dia meminta perlindungan dari saya, saya pasti akan melindunginya. “(Kisah Bukhari)

Arti Adzantuhu & Ista’adznii

Arti kata Aadzantuhu artinya; “Aku (Tuhan) mengatakan kepadanya (yaitu orang yang mengganggu kekasihku) bahwa aku berperang melawannya atau memusuhi dia sambil mengucapkan Ista’aadzanii, yang artinya;” Ia mencari perlindungan dari-Ku. Ada yang menceritakan dengan ba ‘lalu membaca Ista’aadza bii dan ada yang menceritakan dengan Nun lalu membaca Ista’aadzanii.
Penjelasan:

Yang perlu kita masukkan dalam hadits ini adalah:

Selain itu, Hadits Qudsi adalah namanya.

Yang dicintai Allah adalah orang yang sangat bertaqwa terhadapnya, dan orang yang memusuhi Kekasih Allah pasti akan binasa karena dibenci Allah.
Jadi jika ingin lebih dekat dengan Tuhan, penuhi dulu kewajiban yang Tuhan berikan kepada kita.
Jadi ketika manusia benar-benar dekat dengan Tuhan, semua pendengaran, penglihatan, penerimaan dan perjalanannya selalu dibimbing oleh Tuhan, sehingga cahaya Tuhan selalu ada di kiri dan kanannya.

Ini adalah deklarasi Dutadakwah; Serius In Worship and Doing Good – Semoga intisari uraiannya bisa menginspirasi anda. Mohon abaikan uraian kami jika pembaca tidak setuju. Terima kasih atas kunjungan anda Wallahu A’lamu Bish Showab.

Lihat Juga : https://www.dutadakwah.co.id/doa-menyembelih-hewan/