Rate this post

Contoh teks ekshibisi tentang pendidikan

10 Contoh Teks Eksposisi Tentang Pendidikan dan Strukturnya

Contoh teks eksposisi tentang sistem pendidikan di Indonesia
Contoh teks ekshibisi tentang pendidikan Learn to be smart
Opini (disertasi)

Sadar atau tidak sadar, ternyata ada yang salah dengan sistem pendidikan Indonesia.

Mata pelajaran dan waktu belajar di kelas yang diatur seperti itu tidak efektif bagi siswa.

Hal ini ditunjukkan dengan adanya perasaan siswa yang bosan karena terlalu banyak menghabiskan waktu di kelas. Selama 6 sampai 8 jam di sekolah mereka hanya membaca buku dan mengerjakan pekerjaan rumah.

Padahal waktu belajar efektif yang disarankan adalah maksimal 1 jam. Karena setelah 1 jam berlalu, otak manusia sudah tidak mampu lagi merekam pembelajaran dengan benar.
sengketa

Ada seorang ilmuwan yang menyimpulkan bahwa manusia saat ini adalah produk dari sekolah yang kemudian menjadi pekerja.

Ketentuan jam belajar dari pukul 07.00 s/d 13.00 WIB. sama dengan peraturan jam kerja bagi karyawan.

Sedangkan rata-rata kekuatan otak manusia hanya mampu menyerap materi dalam 20 menit pertama jam belajar.

Jika kita cermati, sekolah di negara berkembang seperti Indonesia hanya bisa menghasilkan orang-orang yang bisa bekerja secara fisik.

Kecerdasan intelektual siswa terbatas karena mereka harus mengikuti sistem pendidikan ini.

Mereka tidak boleh berkembang sesuai dengan minat, bakat, dan kemampuan intelektual mereka sendiri.

Hal ini sangat berbanding terbalik dengan sistem pendidikan di negara maju. Padahal, rata-rata mereka hanya memiliki waktu belajar 3-4 jam.
konfirmasi

Kita harus bisa meniru sistem pendidikan di negara maju, dengan memperhatikan semua aspek yang ada.

Tentu tidak mudah untuk memperbaiki sistem pendidikan kita, yang beranggapan bahwa semakin lama siswa belajar, semakin baik. Tapi kita masih punya waktu untuk semua itu.
Contoh teks ekshibisi tentang kurikulum di Indonesia
Contoh teks eksposisi kurikulum pendidikan di Indonesia Tabel dan buku
Opini (disertasi)

Beberapa waktu lalu, sistem pendidikan Indonesia berubah secara mendasar. Perubahan yang dimaksud adalah perubahan silabus yang digunakan.

Sistem pendidikan Indonesia kini telah beralih dari kurikulum 2006 ke kurikulum baru yaitu kurikulum 2013.

Namun, masih ada beberapa sekolah yang masih menggunakan kurikulum 2006 dan belum beralih ke kurikulum baru.
sengketa

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah menyatakan bahwa kurikulum baru ini akan diprioritaskan untuk sekolah dengan standar internasional atau dengan akreditasi A.

Oleh karena itu, kurikulum 2013 masih belum dapat diterapkan oleh semua sekolah di Indonesia secara bersamaan.

Salah satu syarat penerapan kurikulum 2013 adalah sekolah harus mudah diakses untuk distribusi buku.

Kemendikbud juga mengatakan kurikulum baru ini lebih menitikberatkan pada pengembangan karakter, sikap, keterampilan, dan pengembangan pengetahuan yang berbasis pendekatan saintifik.

Selain itu, Kurikulum 2013 juga lebih menitikberatkan pada hubungan antara kegiatan belajar dan bersyukur kepada Tuhan melalui observasi, eksperimentasi dan penciptaan sebuah karya.

Musliar Kasim, mewakili Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, juga mengatakan bahwa kurikulum baru ini lebih banyak berisi praktik daripada teori.

Karena selama ini siswa merasa terlalu terbebani untuk menghafalnya, namun kreativitasnya masih kurang.

Salah satu anggota Dewan Pertimbangan Presiden, Meutia Hatta, juga meyakini bahwa kurikulum 2013 bertujuan untuk membentuk karakter generasi bangsa yang berkualitas dan cinta tanah air.

Kurikulum 2013 menuntut siswa untuk berperan aktif dalam proses belajar mengajar (BMK) sehingga dapat membentuk generasi bangsa yang berkualitas.

Sumber :